All Stories
***SELAMAT DATANG DI PORTAL SEKOLAH ISLAM TERPADU UTSMAN BIN AFFAN SURABAYA *** SEKOLAH ISLAM TERBAIK DI SURABAYA BARAT *** The best Islamic School in West Surabaya

Sabtu, 02 April 2011

Oleh : Soffy Balgies, M.Psi
disampaikan dalam seminar Pendidikan Sekolah Utsman bin Affan Surabaya di McDonald Graha Family, Ahad, 3 April 2010 oleh Forsiwa (Forum Silaturrahmi Wali Murid)


Kriteria Orang Sukses :

1. Cerdas, tidak selalu dalam iptek.

2. Memiliki mimpi dan gigih meraih mimpi.

3. Percaya diri.

4. Belajar optimal.

5. Mau belajar dari kesalahan dan selalu ingin belajar apa saja dari orang lain terkait bidangnya.

6. Tahan prihatin dalam jangka waktu cukup lama (Adversity Quotient).

7. Berpikir positif terhadap orang lain dan diri sendiri.

8. Memiliki ‘kelimpahan’ kelebihan tertentu.

Sukses dalam Pendidikan :

1. Suka Belajar

2. Gemar Membaca

3. Gairah Berprestasi

Amir Faisal, Mindset Educator, Praktisi NLP, menulis tujuan sekolah adalah menjadikan manusia yang berbudi luhur, berhati mulia, berotak cerdas dan terampil di suatu bidang.

MS.Bobbi DePorter menciptakan learning environment yang efektif dalam Quantum Learning. Jadi effective learning sangat ditentukan effective teaching.

Bunda Arifah, founder Smart Parenting Facebook Community, penulis buku Smart Parenting with love mengkombinasikan pendekatan multiple intelligences dan brain based learning menghasilkan home based learning dengan implikasi eagerness to learn more. Eagerness to learn more bertujuan untuk mencegah cognitive down shifting (pembakangan belajar).

Ade Gunawan dalam bukunya berjudul, “Hynotheraphy for children” mengatakan bahwa anak perlu mencapai level kematangan emosi agar siap belajar secara efektif. Kematangan emosi ini dilakukan dengan mengisi tangki cinta anak-anak.






Menurut Soffy Balgies, psikolog, peran orangtua dalam kesuksesan pendidikan anak yaitu :

1. Mendoakan.

2. Mengajak & menemani belajar.

3. Memfasilitasi sumber belajar.

4. Menjadi teladan kesuksesan.

5. Mencari sekolah & guru yang baik.

6. Mempersiapkan ananda memiliki cerdas otak,cerdas hati & cerdas budi.

7. Mengenali dan mengoptimalkan potensi kecerdasan ananda.

8. Menyalurkan bakat dan minat ananda.

9. Mencintai ananda dengan kesediaan diri & waktu.

10. Menumbuhkembangkan kecintaan pada agama, Allah & Rosul.

QS.Ali Imran 3 : 159

“Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu, karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka.”

Khalifah Umar bin Khotob :

“Didiklah anakmu, karena ia akan hidup pada zamannya”

REFERENSI

Arifah, Bunda.Smart Parenting with Love. Progressio Publishing. Jakarta 2010.

Faisal, Amir.Zulfanah . Membangkitkan Gairah Anak untuk Berprestasi. PT. Elex Media Komputindo. Jakarta.2011

Ulwan, Abdullah Nashih.Mencintai dan Mendidik Anak Secara Islami. Darul Hikmah.Jogyakarta.2009.

Rahman, Jamaal ‘Abdur. Tahapan Mendidik Anak. Teladan Rosulullah.Irsyad Baitus Salam. Bandung.2005

Pentingnya Peran Orang Tua dalam Kesuksesan Pendidikan Anak

Oleh : Soffy Balgies, M.Psi
disampaikan dalam seminar Pendidikan Sekolah Utsman bin Affan Surabaya di McDonald Graha Family, Ahad, 3 April 2010 oleh Forsiwa (Forum Silaturrahmi Wali Murid)


Kriteria Orang Sukses :

1. Cerdas, tidak selalu dalam iptek.

2. Memiliki mimpi dan gigih meraih mimpi.

3. Percaya diri.

4. Belajar optimal.

5. Mau belajar dari kesalahan dan selalu ingin belajar apa saja dari orang lain terkait bidangnya.

6. Tahan prihatin dalam jangka waktu cukup lama (Adversity Quotient).

7. Berpikir positif terhadap orang lain dan diri sendiri.

8. Memiliki ‘kelimpahan’ kelebihan tertentu.

Sukses dalam Pendidikan :

1. Suka Belajar

2. Gemar Membaca

3. Gairah Berprestasi

Amir Faisal, Mindset Educator, Praktisi NLP, menulis tujuan sekolah adalah menjadikan manusia yang berbudi luhur, berhati mulia, berotak cerdas dan terampil di suatu bidang.

MS.Bobbi DePorter menciptakan learning environment yang efektif dalam Quantum Learning. Jadi effective learning sangat ditentukan effective teaching.

Bunda Arifah, founder Smart Parenting Facebook Community, penulis buku Smart Parenting with love mengkombinasikan pendekatan multiple intelligences dan brain based learning menghasilkan home based learning dengan implikasi eagerness to learn more. Eagerness to learn more bertujuan untuk mencegah cognitive down shifting (pembakangan belajar).

Ade Gunawan dalam bukunya berjudul, “Hynotheraphy for children” mengatakan bahwa anak perlu mencapai level kematangan emosi agar siap belajar secara efektif. Kematangan emosi ini dilakukan dengan mengisi tangki cinta anak-anak.






Menurut Soffy Balgies, psikolog, peran orangtua dalam kesuksesan pendidikan anak yaitu :

1. Mendoakan.

2. Mengajak & menemani belajar.

3. Memfasilitasi sumber belajar.

4. Menjadi teladan kesuksesan.

5. Mencari sekolah & guru yang baik.

6. Mempersiapkan ananda memiliki cerdas otak,cerdas hati & cerdas budi.

7. Mengenali dan mengoptimalkan potensi kecerdasan ananda.

8. Menyalurkan bakat dan minat ananda.

9. Mencintai ananda dengan kesediaan diri & waktu.

10. Menumbuhkembangkan kecintaan pada agama, Allah & Rosul.

QS.Ali Imran 3 : 159

“Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu, karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka.”

Khalifah Umar bin Khotob :

“Didiklah anakmu, karena ia akan hidup pada zamannya”

REFERENSI

Arifah, Bunda.Smart Parenting with Love. Progressio Publishing. Jakarta 2010.

Faisal, Amir.Zulfanah . Membangkitkan Gairah Anak untuk Berprestasi. PT. Elex Media Komputindo. Jakarta.2011

Ulwan, Abdullah Nashih.Mencintai dan Mendidik Anak Secara Islami. Darul Hikmah.Jogyakarta.2009.

Rahman, Jamaal ‘Abdur. Tahapan Mendidik Anak. Teladan Rosulullah.Irsyad Baitus Salam. Bandung.2005

Posted at Sabtu, April 02, 2011 |  by UBA

Blog Archive

© 2013 PG-TK-SD-SMP IT. WP Theme-junkie converted by Bloggertheme9
Blogger Templates . Modified by QodratEditor.
back to top