Telah dibuka PPDB 2020/2021

***Dibuka PPDB 2020/2021 *** "Qurani" Berprestasi

Sekolah Utsman

Suasana Depan Sekolah.

Cinta Tanah Air

Membangun Kedisiplinan.

Hidup Bersih

Green School.

Cinta Lingkungan

Green School.

Berkahlakul Karimah

Generasi Qurani

Berkemajuan

Berbasis Teknologi

Qurani

TAHFIDZ

Tampilkan postingan dengan label Karya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Karya. Tampilkan semua postingan

Minggu, 17 Mei 2009

SAYA SIAP BERSEKOLAH

Hari pertama masuk sekolah mendekat dengan cepat, dan sebelum ibu menyadarinya anak ibu sudah siap melambaikan tangan kepada ibu dan masuk keruang kelas untuk pertama kalinya. Ini adalah saat yang penting baginya (karena dia memulai petualangan barunya) dan bagi ibu (karena ibu menyaksikan anak ibu melangkah maju menuju kemandiriannya). Bila anak ibu sudah dipersiapkan dengan baik untuk menjadi murid, dia akan melangkah dengan mantap menuju sekolah, bila tidak mungkin dia akan mengalami kesulitan untuk menempatkan diri. Itulah sebabnya penting bagi ibu untuk memikirkan jauh – jauh hari mengenai transisi besar dalam kehidupan anak ibu.

KEPRIBADIAN BUKAN KECERDASAN

Sukses anak ibu pada hari – hari pertama mulai bersekolah tidak tergantung pada apakah dia lancar membaca, berhitung, menulis, dan mengeja. Guru diharapkan mengajarkan ketrampilan ini kepada anak – anak. Sifat – sifat kepribadian yang berpengaruh besar. Beberapa sifat penting untuk mendorong anak ibu jauh sebelum dia benar – benar mulai bersekolah adalah

1. Motivasi yang kuat

Seorang guru tidak dapat memaksa anak anda untuk belajar, tetapi dia harus ingin belajar. Pastikan rasa hausnya akan pengetahuan tetap kuat, misalnya dengan membawanya ke perpustakaan, ibu sendiri harus bersikap antusias ketika ibu melihat dia belajar hal – hal baru dan menstimulasi ketrampilan belajarnya.

2. Percaya diri

Dia akan belajar lebih banyak dalam kelas dan dengan kecepatan yang lebih tinggi kalau dia percaya pada diri sendiri sebagai seorang yang dapat belajar. Dengan kata lain rasa percaya diri mempengaruhi kemajuan sekolahnya. Berikan banyak stimulasi kepadanya untuk mengembangkan ketrampilannyauntuk belajar dan pujilah dia ketika dia mencapai sukses.

3. Ketrampilan mendengarkan

Sebagian besar waktu dalam ruang kelas anak ibu mendengarkan kadang – kadang informasi untuk seluruh kelas, kadang – kadang instruksi hanya untuk dirinya. Dia juga perlu mendengarkan murid – murid lain yang berbagi gagasan dengannya ketika mereka melakukan tugas bersama.

4. Persahabatan

Dapat bersama – sama dengan teman sekelas dalam ruang kelas dan ditempat bermain amat penting untuk anak ibu. Disamping bermain dengan teman – temannya setiap hari dia juga belajar bersama dengan mereka dalam kelompok kecil dan besar. Dia perlu berbaur dengan teman – teman lain untuk menghindari pertengkaran yang tidak perlu dan untuk berbagi gagasan dengan mereka.

KEMANDIRIAN

Sifat penting lain yang mempengaruhi awal sekolah anak ibu adalah tingkat kemandiriannya. Tentu saja dia dibawah pengawasan staf sekolah sepanjang waktu, tetapi banyak tantangan setiap hari yang diharapkan dapat ditanganinya sendiri dan ibu dapat membantunya mengembangkan ketrampilan ini sebelum dia menjadi murid sekolah yang mempraktekan dengannya dirumah

- Berdo’a

Ketika anak ibu memulai pekerjaan diharapkan dia terbiasa memulai dengan do’a dan mengakhirinya dengan do’a

- Mengenakan busana

Ketika dia mulai bersekolah anak ibu seharusnya sudah dapat mengenakan seragam sendiri, menggantungkannya di tempat gantung baju serta mengenakan sepatunya tanpa bantuan siapapun. Buat tugas itu lebih mudah baginya dengan memilih tempat yang mempunyai alat untuk penggantung sederhana, misalnya disaat membeli sepatu hindari sepatu yang menggunakan tali.

- Kamar kecil

Dia akan menggunakan kamar kecil sekolah beberap kali setiap hari jadi dia perlu dapat menyelesaikan sendiri untuk buang air kecil, termasuk juga mengetahui kapan dia harus kekamar kecil, dapat menurunkan celananya serta mengenakannya kembali dengan rapi. Dan membasuh tangannya serta mengeringkannya sesudah itu.

- Makan

Ketika makan di sekolah anak ibu harus mampu makan dengan islami dan rapi. Kebiasaan makan yang baik membantu dia mempertahankan popularitas diantara teman – teman sekelas, tidak seorang pun yang mau duduk disamping anak yang menumpahkan makanan di mana – mana.

- Struktur

Dia akan tenang di sekolah bila dia dapat menerima struktur hari sekilah pada umumnya, misalnya dia seharusnya berpisah dengan ibu dengan mudah setiap pagi dan mengetahui jalan sekeliling gedung sekolah, juga menyesuaikan diri dengan kegiatan rutin dalam kelas sehingga dia tahu apa yang harus dilakukan.


TIPS

1. Temuilah beberapa orang akan menjadi teman sekelasnya.

Ibu mungkin menegenal beberapa anak lain yang akan menjadi teman sekelas anak ibu. Dia mungkin sudah bermain dengan mereka di Play Group. Mengalami kontak sosial ini membentu mengurangi kegelisahan potensialnya

2. Dekatkan dia dengan salah satu guru

3. Ajaklah dia ketika memilih alat – alat keperluan sekolah.

Antusiasmenya untuk sekolah tetap tinggi kalu dia diperbolehkan mengungkapkan pandangannya menegenai pilihan akan tas sekolah, kotak pensil, dan krayon. Dia suka memilih untuk dirinya sendiri.

4. Berbicaralah secara positif mengenai sekolah.

Apakah ibu mempunyai memori yang menyenangkan atau tidak mengenai hari – hari sekolah ibu berbicara secara positif mengenai sekolah kepada anak ibu. Pandangan kedepan ibu yang cerah mempengaruhi dia menyingkirkan cerita menakutkan dan suram dari kakak – kakaknya.

5. Kunjungilah sekolah sekali – sekali

Manfaatkan hari mengunjungi sekolah bagi calon murid sebelum mulai masuk sekolah kesempatan ini memungkinkan anak ibu untuk bertemu dengan guru dan staf lain plus murid – murid yang lain, dan juga memberikan padanya peluang untuk melihat – lihat permainan di sekolah

6. Berikanlah banyak waktu

Hindari memburu – buru anak ibu pada pagi hari bila ibu stres anak ibu juga akan ikut stres, sebaliknya pastikan ibu mengetahui apa yang diperlukan setiap hari dan siapkan semuanya itu malam sebelumnya.