Telah dibuka PPDB 2019/2020

***Dibuka PPDB 2019/2020 *** "Qurani" Berprestasi

Sekolah Utsman

Suasana Depan Sekolah.

Cinta Tanah Air

Membangun Kedisiplinan.

Hidup Bersih

Green School.

Cinta Lingkungan

Green School.

Berkahlakul Karimah

Generasi Qurani

Berkemajuan

Berbasis Teknologi

Qurani

TAHFIDZ

Tampilkan postingan dengan label Kegiatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kegiatan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 Agustus 2018

Selamat Idul Adha

Selamat Idul Adha 1439H.
Idul Adha ini Utsman menyelenggarakan shola Id bersama di halaman masjid Ar Rahmah kompleks SIT Utsman bin Affan.

Sholat Id dilaksanakan pada hari Rabu, 22 Agustus 2018. Setelah itu juga dilakukan penyembelihan hewan kurban.

Selasa, 14 Agustus 2018

Sekamat Hari Pramuka


Gerakan Pramuka keberadaannya ditetapkan dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 238 tahun 1961, namun secara resmi Gerakan Pramuka diperkenalkan kepada khalayak pada tanggal 14 Agustus 1961 sesaat setelah Presiden Republik Indonesia menganugrahkan Panji Gerakan Pramuka dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 448 Tahun 1961. Sejak itulah maka tanggal 14 Agustus dijadikan sebagai Hari Ulang Tahun Gerakan Pramuka. Saat ini sudah berusia 57 tahun.

Bangga menjadi Pramuka, Bangga menjadi Bangsa Indonesia.
Pramuka perekat NKRI

Minggu, 12 Agustus 2018

Anjuran bagi Pekurban


Sebentar lagi akan memasuki awal Dzulhijjah, pagi para pekurban atau yang sudah punya niat untuk bekurban bisa melakukan hal beriku ini, yaitu menunda untuk memotong kuku dan rambut.

مَنْ كَانَ لَهُ ذِبْحٌ يَذْبَحُهُ فَإِذَا أُهِلَّ هِلاَلُ ذِى الْحِجَّةِ فَلاَ يَأْخُذَنَّ مِنْ شَعْرِهِ وَلاَ مِنْ أَظْفَارِهِ شَيْئًا حَتَّى يُضَحِّىَ
“Siapa saja yang ingin berqurban dan apabila telah memasuki awal Dzulhijah (1 Dzulhijah), maka janganlah ia memotong rambut dan kukunya sampai ia berqurban.

Para ulama berselisih pendapat mengenai orang yang akan memasuki 10 hari awal Dzulhijah dan berniat untuk berqurban. 

[Pendapat Pertama] Sa’id bin Al Musayyib, Robi’ah, Imam Ahmad, Ishaq, Daud dan sebagian murid-murid Imam Asy Syafi’i mengatakan bahwa larangan memotong rambut dan kuku (bagi shohibul qurban) dihukumi haram sampai diadakan penyembelihan qurban pada waktu penyembelihan qurban. Secara zhohir (tekstual), pendapat pertama ini melarang memotong rambut dan kuku bagi shohibul qurban berlaku sampai hewan qurbannya disembelih. Misal, hewan qurbannya akan disembelih pada hari tasyriq pertama (11 Dzulhijah), maka larangan tersebut berlaku sampai tanggal tersebut. Pendapat pertama yang menyatakan haram mendasarinya pada hadits larangan shohibul qurban memotong rambut dan kuku yang telah disebutkan dalam fatwa Lajnah Ad-Daimah di atas. 
 [Pendapat Kedua] Pendapat ini adalah pendapat Imam Asy Syafi’i dan murid-muridnya. Pendapat kedua ini menyatakan bahwa larangan tersebut adalah makruh yaitu makruh tanzih, dan bukan haram. Pendapat kedua menyatakannya makruh dan bukan haram berdasarkan hadits ‘Aisyah yang menyatakan bahwa Nabi shallallahu pernah berqurban dan beliau tidak melarang apa yang Allah halalkan hingga beliau menyembelih hadyu (qurbannya di Makkah). Artinya di sini, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak melakukan sebagaimana orang yang ihrom yang tidak memotong rambut dan kukunya. Ini adalah anggapan dari pendapat kedua. Sehingga hadits di atas dipahami makruh.
 [Pendapat Ketiga] Yaitu pendapat Imam Abu Hanifah dan Imam Malik dalam salah satu pendapatnya menyatakan tidak makruh sama sekali. Imam Malik dalam salah satu pendapat menyatakan bahwa larangan ini makruh. Pendapat beliau lainnya mengatakan bahwa hal ini diharamkan dalam qurban yang sifatnya sunnah dan bukan pada qurban yang wajib.

Jumat, 10 Agustus 2018

Dirgahayu Indonesia-ku

MERDEKA!!! .
DIRGAHAYU INDONESIAKU KE 73
.
Diusia negeriku yang ke 73 semoga terus berdaulat dan menjadi tuan di negeri sendiri.
Sehingga generasi penerus bangsa akan terus bangga kepada pendahulunya sebagaimana bangganya mereka kepada para pejuang melawan penjajah dahulu. .
#hutri73 #selamathutri #dirgahayuindonesia #sekolahjuara #sekolahutsman #generasiqurani #generasiberprestasi #SekolahIslamTerpadu #sekolahislamsurabaya

Sabtu, 04 Agustus 2018

Pembinaan Bulanan Guru

Rabu, 03 Januari 2018

PANEN SAYUR ORGANIK DI SEKOLAH

Cikal bakal green house ini telah menghasilkan. Konsep semi hidroponik dipakai dalam menanam sayuran. Alhamdulillah setelah 2 bulanan ini telah menghasilkan dannyang terpenting prosesnya menjadi pembelajaran bagi semuanya.

Pembelajaran pemanfaatan lahan khas perkotaan yang sempit dan kesibukan serta organik menjadi bekal bagus bagi siswa-siswa kedepannya kelak.

#hidroponik #SekolahIslamTerpadu #SekolahIslam #sekolahsurabaya #sekolahku #kebunsekolah #sekolahqurani #sayurorganik #sekolahberprestasi #greenshcool  @Sekolah Utsman

PISAU ITU BERNAMA INTERNET

Saat ini gempuran pornografi dari yang normal hingga yang abnormal mulai marak dan mudah diakses di dunia maya.

Parahnya, kemudahan akses digital ini membuat generasi milenial yang usia remaja bahkan anak-anak itu penasaran yang akhirnya ingin melihat, bila mereka "menikmati" tontonan itu maka ada dorongan untuk mencoba.

Gadget & smartphone seakan menjadi kebutuhan. Internet ibarat pisau bermata dua, bisa baik bisa buruk. Akses internet mudah menjadikan kita bagian dari masyarakat global. Batas norma & nilai masyarakat global sangat tipis bahkan nyaris pudar, norma Timur & Barat Kita kita lihat & telan mentah-mentah oleh kita bahkan anak-anak. Parahnya ada sekelompok masyarakat Indonesia yang menganut norma ketimuran mulai mengadopsi hingga kalau perlu memaksakan norma barat dengan dalih modernitas & HAM.

Sebagai guru & orang tua, "pisau" internet ini kita pakai yang positif. _Pertama,_ kita harus aware dengan teknologi & tools digital supaya mudah untuk memfilter pornografi atau tidak mudah "dikelabui" oleh anak-anak. _Kedua,_ selain itu juga perlu banyak belajar melalui seminar parenting dan bergabung dengan komunitas-komunitas anti pornografi yang banyak di grup.
Akhirnya sadar atau tidak mereka juga menggunakan tools yang sama menyebarkan kerusakan, maka kita tidak boleh tinggal diam demi generasi penerus bangsa ini, karena Khalifah Ali RA pernah mengingatkan kebaikan yang sporadis itu bisa dikalahkan dengan kejahatan yang tersrtuktur.

www.SekolahUtsman.com
Info : http://bit.ly/2Amse2Z

KEMAH UKHUWAH JAWA TIMUT

Kemah Ukhuwah Wilayah Jawa Timur.
Coban Talun, 20-22 Desember 2017

Bersama Pramuka SIT kita bangun karakter bangsa.

Kegiatan Satuan Koordinasi Pramuka SIT se wilayah Jawa Timur kali ini diadakan di Coban Talun Malang.
Kemah bersama adalah agenda rutin 3 tahunan.

SDIT Utsman bin Affan mengurimkan 1 kontingen bersama 2 kakak pembina yaitu kak Zaim dan kak Kiki.

#pramuka #pramukasit #sekolahku #SekolahIslamTerpadu #sekolahislam

PELATIHAN GURU

Up Grading Guru

Kegiatan pelatihan guru rutin dilakukan. Sebagai Pendidik syarat mutlaknya adalah menjadi orang pembelajar.

18-19 Desember 2017 diselenggarakan pelatihan guru dalam mengelola kelas oleh ustadzah Dewi Anjuni dan ustadzh Eka Wulansari dari KPI atau @kualitapendidikanindonesia

#kpi #sit #SekolahIslamTerpadu #sekolahislam #generasiberprestasi #generasiqurani

KEHEBATAN SESEORANG DILIHAT KARENA 3 HAL

Imam Syafii Rahimahullah telah membuat kemudahan dalam menilai kehebatan seseorang melalui 3 hal yaitu :
1. Kemampuan menyembunyikan kefakiran.
2. Kemampuan menyembunyikan amarah.
3. Kemampuan menyembunyikan kesusahan.

Kamis, 23 Februari 2017

Guru Utsman raih Guru Berprestasi tingkat Kecamatan

Namanya ustadzah Alifah Rahmawati, S.Pd sebagai Guru Kelas V-A di SDIT Utsman bin Affan ini. Meski latar belakang pendidikannya adalah lulusan Bahasa Indonesia UNESA, namun tidak kalah kemampuannya dalam mengolah kompetensi PGSD.
  Hal ini beliau buktikan pada 1 Februari 2017 saat Seleksi Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Berpreatasi Tingkat Kecamatan Lakarsantri beliau mampu meraih peringkat 4 setelah seleksi berupa tes Tulis, Wawancara, dan Portofolio.
  Selamat kepada usth Alifah, begitu beliau dipanggil, semoga meraih yang terbaik dan kepada guru yang lain supaya ikut menyusul tahun depan.

Guru TK, SD, dan SMP ikut Teaining Menghafal Al Qur'an dari Syaikh Palestina

Pada hari Senin, 20 Februari 2017 para utusan guru TK, SD, dan SMP mengikuti Training Menghafal Al Qur'an dengan Trainer Syaikh Dr. Saad dari Gaza Palestina.
Kegiatan dilaksanakan di Graha TI di Jl. A. Yani Surabaya. Kegiatan ini diadakan oleh JSIT Jawa Timur. Acara berlangaung menarik, para peserta mendapatkan pengalaman bagaimana tips menghafal 1 lembar Al Qur'an setiap hari sebagaimana pengalaman di Gaza Palestina yang kita ketahui tengah dilanda krisis kemanusiaan namun masih bertahan dengan iman dan Al Qur'an.

Jumat, 17 Februari 2017

Open House 2017

📢📢📢🎉🎉🎉

_🏆THE WINNER STARTS FROM HERE_

Mari uji kemampuanmu sekaligus mendapatkan kawan baru di ajang *OPEN HOUSE 2017* SIT Utsman bin Affan, pada :

🗓Hari    : Ahad, 26 Februari 2017
🕖Waktu : 07.00-12.30
🏠Tempat : Kompleks SIT Utsman bin Affan

🏅 *Lomba meliputi* :
1. 🎨Finger Painting《2-6 th》
2. 🕴Story Telling 《4-6th & kls 1-3 SD》
3. 🕋Tahfidz 《3-6th & kls 4-6 SD》
4. 🕌Kaligrafi 《kls 4-6 SD》

🎊Terbagi dalam kategori untuk PAUD, TK, dan SD.

💌Segera sampaikan info ini kepada orang tua, guru, dan kawanmu yang lain supaya ikutan rame-rame.

*Pendaftaran dan info di* :
🏛Panitia Open Hause
_call/sms/whatapps_:
Usth Dian 085735156674
Usth Nita 081213142537

Atau datang ke :
*SIT Utsman bin Affan*
🗺Jl. Lakarsantri Selatan 29-35 Surabaya
📞: 0851063190003
👥 : Sekolah Utsman
🚩 : SIT Utsman bin Affan
📧 : sdit.utsmanbinaffan@gmail.com

_Let's begin your winner story here_

Download Brosur : https://drive.google.com/file/d/0B2zC8ddzHcx2QTJNcTJFR1lQLTA/view?usp=sharing

Download Juknis: https://drive.google.com/file/d/0B2zC8ddzHcx2Sk5aMmxULVpqMlE/view?usp=sharing

Kajian Cahaya Hati ke 15

Alhamdulillah telah dilaksanakan kajian bulanan Cahaya Hati.
Kajian umum yang memgajak kita untuk terus belajar bersama tentang ajaran agama

Sabtu, 07 Januari 2017

Kajian Cahaya Hati ke 14

Kajian rutin bulanan ini kembali bergulir, kali ini dipekan yang kedua, mestinya awal bulan.
Tema kali ini adalah lanjutan Al Qur'an Cahaya Hati pada edisi ke 13.
Kajian ini bersifat umum.

Sabtu, 17 Desember 2016

Mewujudkan Keluarga Surgawi

Parenting kali ini menjadi spesial diisi oleh ibu Sinta Yudisia seorang novelis, ketua FLP Pusat, serta ibu dari 4 anak.
Kesibukan sebagai ketua organisasi bukan menjadi alasan untuk tidak menjadi seorang figur center yang sukses, sosok ayah sebagai ideal Center bagi keluarga juga menjadi motivator terpenting.
Sebagai seorang psikolog membuat beliau mudah memahami psikologi anak & keluarga, dan sebagai novelis memudahkan beliau merangkai kata yang mudah dipahami audiens.

Keluarga Surgawi

“Wahai orang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka, yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu ; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar dan keras, tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang diperintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang dititahkan.” Q.S.66 : 6

Betapa mengerikannya neraka.
Betapa memukaunya surga.
Rasulullah Saw bersabda yang intinya, surga firdaus keindahannya belum pernah terlihat mata. Terbetik  di pikiran. Terdengar telinga. Dihiasi sungai-sungai, taman-taman hijau berbuah ranum, istana-istana bertahtakan emas mutu manikam. Gaun-gaun sutera hijau serta singgasana tempat manusia bercengkrama dengan keluarga surgawinya.
Namun, memasuki surga tidaklah semudah memasuki bioskop. Harganya bukan 50 ribu weekday, dan 75 ribu weekend. Surga dihiasi keletihan, kepayahan, rasa sakit, airmata, ketakutan, harapan. Pendek kata, masuk surga perlu upaya keras sejak niat hingga akhir, sejak awal hingga tuntas.
Bagi pecinta surga, pernikahan memang merupakan kenikmatan sah. Namun juga dibatasi oleh rambu-rambu ketat yang sangat ‘menyiksa’ : tak ada nafkah syubhat apalagi haram, tak ada CLBK apalagi perselingkuhan, tak ada egoism dalam karier kecuali ketaatan kepada Allah Swt semata.
Punya anak?
Luarbiasa nikmatnya. Para ibu tak akan pernah lupa bahagianya hamil, ketika janin menendang-nendang saat diajak bicara dan diperdengarkan tilawah Quran. Para ibu tak akan lupa nikmatnya menyusui dan dibelai-belai oleh tangan si bayi dalam gendongan. Demikian pula para ayah, melonjak gembira saat dipanggil abi, bapak, papa. Namun kenikmatan itu juga sebanding dengan perjuangan.
Membawa pasangan dan anak-anak ke surga tentu butuh perjuangan serta persiapan
Apa saja?

1. Al Quran dan sunnah
2. Doa  nabi Ibrahim, nabi Sulaiman, ashabul Kahfi, dll
3. Skill : komunikasi, edukasi
4. Pengalaman
5. Pengorbanan
6. Optimisme /harapan

Tak ada manusia yang sempurna di atas muka bumi ini kecuali Nabi Muhamamd Saw tercinta. Begitupun tak ada orangutan sempurna, tak ada anak sempurna. Yang dapat diupayakan adalah optimalisasi potensi positif serta mencermati potensi negatif. Mencatat perkembangan yang penting secara periodic agar dapat menjadi pembelajaran berharga bagi setiap keluarga.
Kia berharap semoga keluarga kita, anak cucu nanti menjadi keluarga surgawi yang dapat mengecap nikmatnya melihat wajah Allah Swt. Aamiin yaa Robbal ‘alamin…

Sinta Yudisia Wisudanti, S.Psi, MPsi, Psikolog
Istri-ibu, penulis, guru, konselor

Jumat, 25 November 2016

Selamat Hari Guru Nasional

25 November telah ditetapkan sebagai Hari Guru Nasional, dimana pada 71 tahun lalu di tanggal yang sama telah lahir PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia).
Tema besar Nasional hari guru adalah "Menumbuhkan kesadaran kolektif dalam meningkatkan mutu pendidikan Nasional" selaras dengan tema besar Guru SIT yang mengagungkan tagline "Guru Mulia karena berkarya dan Guru terpuji karena mengaji"

Sungguh semangat perbaikan mutu pendidikan menjadi semangat bersama. Semoga cerita kepahlawanan para guru makin terus terdengar, dan karya guru akan terus memberikan harapan masa depan.

Siswa SDIT meraih Juara I Lomba Kaligrafi

Alhamdulillah, salah satu siswa SDIT Utsman bin Affan, Rafif Sultan Habibi, mampu meraih Juara I Lomba Kaligrafi dalam Festival Anak Sholeh Universitas Negeri Surabaya (Unesa) 2016.
Rafif begitu siswa ini dipanggil, memang memiliki talenta seni, kegemarannya menulis ayat Al Qur'an dalam seni kaligrafi juga pernah mengantarkan dirinya sebagai Finalis Kaligrafi JSIT tingkat Jawa Timur. Selain itu, dukungan dari orangtuanya membuat ananda bisa terus berkarya.

Jumat, 18 November 2016

Jalasah Ruhiyah I

Generasi Sholeh, Cinta Al Qur'an, Berprestasi adalah impian SIT Utsman bin Affan dan tentunya semua orang tua menginginkannya.
Salah satu upaya dalam membumikan karakter Qur'ani adalah dengan mengadakan kegiatan pembinaan mental yang dikemas dengan Jalasah Ruhiyah dengan tema Qur'anic Character Building untuk semua siswa kelas 4 hingga SMP dihari Jum'at, 18 Nov 2016.
Semoga karakter Al Qur'an semakin membumi kepada generasi penerus ummat ini.