Telah dibuka PPDB 2020/2021

***Dibuka PPDB 2020/2021 *** "Qurani" Berprestasi

Sekolah Utsman

Suasana Depan Sekolah.

Cinta Tanah Air

Membangun Kedisiplinan.

Hidup Bersih

Green School.

Cinta Lingkungan

Green School.

Berkahlakul Karimah

Generasi Qurani

Berkemajuan

Berbasis Teknologi

Qurani

TAHFIDZ

Sabtu, 22 Desember 2018

Dia Adalah wanita Terkuat, terhebat, terbaik yang tak tergantikan sepanjang zaman....

Semoga selalu sehat Bundaku Tercinta...

Minggu, 25 November 2018

Terimakasih Guruku


Selamat Hari Guru

Dalam kitab Ta’lim al-Muta’allim yang ditulis oleh Burhanuddin al-Zarnuji, menyatakan dalam syair yang dikutipnya, sebagai berikut:

أَلَا لَـنْ تَنَــالُ الْــعِـلْمَ إِلَّا بِسِــتَّةٍ سِأُنْبِيْكَ عَنْ مَجْمُوْعِهَا بِبَيَانِ
ذَكَاءٌ وَحِرْصٌ وَاصْطِبَارٌ وَبُلْغَةٌ وَإِرْشَادُ أُسْتَاذٍ وَطُـوْلُ زَمَانِ

Kata beliau, “Engkau tidak akan mencapai ilmu itu kecuali dengan enam hal. Aku akan jelaskan kepadamu secara garis besarnya: cerdas, sungguh-sungguh, sabar, ada bekal, ada guru yang membimbing dan masa yang panjang.”

Ia jelas-jelas meletakkan peranan guru sebagai salah satu syarat mutlak mendapatkan ilmu. Jika tidak dipenuhi, maka ilmu itu tidak akan engkau capai (lan tanal).

Ini pernyataan bukan serba-serbi atau penghias bibir saja. Benar adanya bahwa tanpa guru kita akan kehilangan inti ilmu, ilmu yang hakiki mustahil didapat. Bahkan akan berpotensi besar menuju kesesatan. Makanya dalam Islam ada ilmu sanad, di mana ilmu itu mengalir melalui periwayatan sejak Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wassallam, kepada para sahabat, kepada para tabiin, kepada para tabiuttabiin, kepada para ulama dan sampailah ilmu itu kepada kita semuanya.

Guru adalah mursyid, pembimbing. Di zaman kini, di dunia akademik maupun di perusahaan, ada konsultan atau supervisor. Guru adalah mirip-mirip dengan itu, yang membing, mensupervisi, menjadi konsultan kita dalam meniti jalan mencapai ilmu mengenali kebenaran hakiki.
Apa gunanya semua itu? Gunanya agar potensi kesalahan tidak banyak dan kesuksesan lebih mudah diukurnya.

Menurut al-Zarnuji dalam Ta’lim-nya, guru ibu bapak kita dalam ilmu. Oleh karena itu guru harus kita ta’dzimi dan hormati. Bahkan saking urgennya guru, Khalifah keempat Ali r.a menyatakan:

“Aku adalah hamba orang yang mengajariku satu huruf. Jika ia mau bisa menjualku dan bisa juga memerdekakanku.”
.
#sekolahutsman #generasiqurani #generasiberprestasi #sekolahislaminternasional
#sekolahislamsurabaya
#hariguru #hariguru2018 #DinasPendidikanSurabaya

Selasa, 20 November 2018

Mengenang Rasulallah SAW


Cara terbaik mengenang Rasulallah Muhammad SAW adalah dengan memperbanyak sholawat kepadanya,  beserta keluarga dan para pengikutnya. .
Selain itu belajar Sirah Nabi juga merupakah cara yang baik agar memahami semangat dakwah dan mengikuti jejak langkah beliau. .
Sirah inilah menjadi pelajaran khas di Sekolah Utsman, karena dari sejarahlah bisa mengenal dan menumbuhkan semangat jiwa. .
Allahummasholli 'ala Muhammad wa 'ala ali Muhammad, wa man tabi'ahum bi ihsan ila yaummiddin. .
#maulidnabi #maulidnabi1440h #maulidnabimuhammadsaw #sirahnabawiyah #sekolahutsman #generasiqurani #generasiberprestasi #sekolahtahfidzsurabaya #sekolahislaminternasional #sekolahislamsurabaya

Minggu, 18 November 2018

Keuatamaan Ilmu


Semuanya ada ilmunya. Ungkapan ini benar adanya, karena sesuatu yang dilandasi tanpa ilmu pasti berpeluang untuk salah bahkan menyesatkan. Maka paham akan sesuatu adalah penting sebelum mengamalkannya.

Bahkan mengikuti orang yang baik sekalipun kita diminta mengetahui apa landasan ilmu orang itu mengamalkannya, bukan berdasarkan pokoknya.
Tradisi keilmuan yang demikian ini membuat Islam semakin besar.
Untuk menjadikan anak anda belajar klik https://www.sekolahutsman.com

Sabtu, 17 November 2018

Beertanya adalah kunci ilmu


Malu bertanya sesat dijalan. Ini pepatah yang polpuler dan ada benarnya juga. salah satu kunci penting dalam belajar adalah bertanya, tentu dengan bertanya kepada yang ahlinya, dari orang yang paham itulah ilmu bisa didapat.

Kemampuan membuat pertanyaan juga menunjukkan kualitas kecerdasan lho...kok bisa, semakin membuat orang yang ditanya menguras kemampuannya maka semakin berkualitas pertanyaan itu, bahkan kalau perlu yang ditanya sampai mengatakan "pertanyaan adan saya jawab besok, karena saya akan belajar lagi?"

Maka inilah sesungguhnya tradisi belajar umat Islam. Guru dan murid bisa saling belajar dan berlomba untuk belajar terus dan terus.